Rabu, 30 Januari 2019

Kenali Gejala DBD Pada Anak Anda

Kasus demam berdarah merupakan kasus yang memiliki angka cukup tinggi termasuk di Indonesia. Anda tentu tidak ingin apabila anak kesayangan sampai mengalami gejala DBD yang bisa menyerang kapan saja, apalagi anak kecil sangat rentan terkena penyakit. Kenali lebih dalam mengenai gejala DBD pada anak anda sedini mungkin agar bisa segera ditangani dan dilakukan pencegahan sehingga tidak berlanjut ke tahap yang lebih mengkhawatirkan.

Mengenal Gejala DBD Pada Anak

Apabila anak mulai mengalami demam yang sangat tinggi hingga mencapai 40 derajat atau lebih selama kurang dari 7 hari atau lebih? Selain itu, perhatikan juga apakah ada ruam dan bintik-bintik merah pada kulit terutama di punggung? Apakah sang anak mengalami pusing, pegal, hingga mimisan? Segera konsultasikan ke dokter anak, sehingga bisa mendapatkan diagnosa yang tepat karena ciri-ciri tersebut bisa menjadi pemicu awal penyakit DBD pada anak.
Gejala diatas bisa saja dianggap remeh atau mungkin ringan bagi anda, namun tidak ada salahnya apabila anda segera membawanya ke dokter karena pencegahan tentu lebih baik daripada mengobati.

Apa Yang Harus Dilakukan Setelah Muncul Gejala DBD?

Dokter perlu pengujian lebih lanjut untuk benar-benar yakin bahwa anak anda mengalami DBD. Setidaknya, anda bisa melakukan hal-hal berikut untuk membuat kondisi anak menjadi lebih baik selama terserang gejala DBD, yakni : berikan asupan air minum yang banyak, mendapatkan asupan vitamin dan mineral dari buah dan sayuran, serta pastikan anak mendapatkan waktu istirahat yang cukup.

Lakukan Pencegahan Agar Terhindar Dari DBD

Meskipun penyakit DBD terkadang datang tiba-tiba, namun anda bisa melakukan pencegahan berikut ini sehingga anda dan seluruh anggota keluarga dapat terhindar dari DBD :
·         Hindari gigitan nyamuk di sekitar rumah Anda
·         Selalu jaga kebersihan lingkungan rumah
·         Terapkan 3 M (menguras bak mandi, menutup penampungan air dan mengubur sampah atau barang bekas
Selain menjaga kesehatan, kebersihan lingkungan dan juga pola makan yang sehat, tidak ada salahnya jika anda memiliki asuransi kesehatan sehingga apabila anak atau anggota keluarga ada yang tiba-tiba harus mendapatkan perawatan medis, anda tidak perlu khawatir karena pihak asuransi akan menangani sebagian atau keseluruhan biaya pengobatan dan pencegahan medis. Sayangi keluarga anda dari sekarang juga.